Nina: Menulis Bukan Sekadar Angka Kredit bagi ASN

Samarinda – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kalimantan Timur terus berkomitmen menjadi wadah pengembangan sumber daya aparatur yang inklusif dan adaptif.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan penguatan kapasitas ASN, salah satunya melalui Sharing Session yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (12/5/2026).

Pada kegiatan sharing session kali ini, tema yang diangkat yakni “Dari Gemar Membaca Menuju Keberanian Menulis”. Tema tersebut dinilai menarik sekaligus menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian besar aparatur sipil negara (ASN).

2053d05e 59f2 4e90 881f Ba3a1c9657cb

Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi, mengatakan selama ini masih banyak anggapan bahwa menulis buku merupakan pekerjaan yang berat dan rumit, serta hanya dapat dilakukan oleh kalangan akademisi maupun sastrawan.

Padahal, menurutnya, menulis merupakan salah satu instrumen penting bagi ASN dalam mendokumentasikan pemikiran, pengalaman lapangan, hingga gagasan inovatif dalam pelayanan publik.

“Gemar membaca adalah pondasi utama, sedangkan keberanian menulis merupakan langkah nyata untuk berbagi kemanfaatan,” ujarnya.

Ia menegaskan, menulis bagi ASN bukan sekadar untuk memenuhi angka kredit pejabat fungsional, melainkan juga sebagai bentuk kontribusi literasi kepada masyarakat.

“Kita ingin setiap pelayanan birokrasi dan setiap kebijakan dapat terdokumentasi dengan baik, sehingga menjadi warisan pengetahuan bagi generasi mendatang,” katanya.

Img 3894

Nina juga mendorong para ASN agar tidak takut memulai untuk menulis.

“Jangan takut untuk memulai. Jangan menunggu sempurna untuk menulis, tetapi menulislah hingga tulisan itu menemukan bentuk sempurnanya,” tutupnya.

Kegiatan menghadirkan Penulis, Trainer Kepenulisan Nasional Iqbal Aji Daryono. (Prb/ty)